jump to navigation

Sepatuku Kanan Semua! May 14, 2010

Posted by thowaf in diary.
Tags: , , ,
add a comment

Hari Rabu 12 Mei 2010, saat berangkat sekolah aku lupa tidak mengecek sepatu yang kubawa. Karena sama-sama hitam, langsung saja aku masukin ke mobil. Waktu aku akan memakainya di mobil, ternyata sepatunya kanan semua! Aku bingung bagaimana bila nanti ditertawakan teman-temanku?
“Bu.. sepatuku kanan semua..” langsung aku telepon Ibu. Pertama-tama Ibu terkejut, tapi kemudian tertawa sambil menasehatiku, “Jadikan pelajaran, lain kali siapkan sendiri sepatumu!”.
Sampai di depan sekolah aku langsung lari ke kelas. Takut ada orang yang melihat ada hal aneh pada sepatuku. Di kelas, aku memberi tahu kepada dua orang temanku bahwa sepatuku kanan semua. Mereka hanya tertawa sedikit.
Sewaktu pelajaran aku juga memberi tahu dua orang temanku yang lainnya. Mereka bingung melihat sepatuku.
Saat istirahat sebenarnya aku tidak ingin keluar kelas tetapi karena aku ditinggal sendirian di kelas, akhirnya aku keluar juga. Alhamdulillah saat aku main tidak ada yang memperhatikan sepatuku.
Saat pulang sekolah aku langsung masuk mobil jemputan dan pulang ke rumah. Insyaallah hal ini tidak akan terulang lagi. (ARP)

Jualan Stik Upin dan Ipin May 14, 2010

Posted by thowaf in diary.
Tags: , , , , , , , , ,
add a comment

Hari ini aku punya uang banyak! karena aku jual stik ke teman-teman sekolahku. Stik itu bergambar Upin dan Ipin. Itu lho film kartun yang lagi ngetop di TV. Kalian pasti mengenalnya.
Kemarin aku diantar ibu kulakan stik di toko mainan. Sepuluh ribu dapat 15 set isi 5. Kalo dijual seribuan dan laku semua, maka aku akan dapat uang 15 ribu. Jadi aku punya keuntungan 5 ribu sekali kulakan. Lumayan buat nambah uang tabunganku.
Kebetulan tiap hari Jum’at ada market day di sekolah. Anak-anak kelas tiga membawa jualannya. Ada yang jual kue, permen, dan kartu Yu-gi o. Waktu jam istirahat pertama, aku mengeluarkan stik dari dalam tas, anak-anak langsung menyerbu. Aku beli.. aku beli.. kata mereka.
Selain aku jual sendiri, temanku Sholahuddin membantuku jualan stik.
“Din.. mau nggak kamu dapat komisi?”
“Komisi itu apa?” katanya
“Komisi itu itu kalo kamu jualin trus kamu dapat uang”
Akhirnya hari itu Sholahuddin berhasil menjual empat stik dan aku memberinya komisi seribu untuk satu bulan! (HR)

Disengat Lebah! April 12, 2010

Posted by thowaf in diary.
Tags: , ,
2 comments

Saat istirahat sekolah, aku dan teman-teman anak kelas IA SDIT Al Ma’ruf, Jalan Tenggilis Mejoyo Selatan, Surabaya tengah asyik bermain pasir di samping kelas. Beberapa bulan ini, di samping kelasku ada gundukan pasir yang digunakan untuk membuat gedung baru sekolah. Pasir inilah menjadi tempat favoritku bersama teman-teman menghabiskan waktu istirahat. Tiba-tiba, temanku Sholahuddin berteriak, “Hoooi… ada sarang lebah….”. Seketika anak-anak berhenti bermain pasir dan melihat ke arah jari telunjuk Sholahuddin. Sebuah sarang lebah di salah satu dahan pohon mangga. Sarang lebah itu cukup besar dan sedang dikerubuti lebah-lebah berwarna hitam sebesar jari kelingking orang dewasa. Tak disangka, temanku Aisy melempar batu ke sarang lebah. Duuuak! Sarang lebah itu kena batu. Seketika lebah-lebah itu keluar dan marah. Lebah mencari anak-anak yang merusak sarangnya. Berterbangan kesana kemari. Kami segera lari menghindar… tapi terlambat, temanku Sholahuddin disengat dua kali, di pipi kanan dan di belakang leher. Padahal Ivan sudah mengingatkan ”awas Diiin…… ! lebahnya ada di pipimu….” Temanku yang lain Damora, Ozan, dan Aisy disengat satu kali di belakang lehernya, tapi cuma Sholahudin yang menangis kesakitan.
Hari berikutnya, anak-anak kembali mendekati sarang lebah itu, dan melempari batu. Aku juga ikut melempar batu tapi tidak pernah kena. Mas Faiq, kakak kelas dua ikut membantu melempar sarang lebah memakai pasir. Rupanya lebah-lebah kembali marah dan mengejar anak-anak. Semuanya langsung lari, kini giliran mas Faiq yang tersengat lebah di bagian tangan kanannya.
Hari ketiga, anak-anak kembali menghampiri sarang lebah. Kali ini dengan tongkat kayu mereka menyodok sarang lebah itu sampai jatuh. Lebah kembali mengejar, tapi melihat sarangnya sudah di tanah, akhirnya lebah-lebah itu pergi ke atas pohon. Mungkin mereka akan membuat sarang baru yang jauh dari jangkauan anak-anak.
Teman-temanku segera mengambil sarang lebah itu. Ternyata di dalamnya terdapat telur dan bayi-bayi lebah yang berwarna putih. Kasihan mereka, sepertinya mau mati.
Tiba-tiba guru kami Ustadz Anam dan Ustadzah Fitri datang. Anak-anak dinasehati. Katanya ”kasihan lebah-lebah itu, kalian merusak sarang yang telah dengan susah payah dibangun buat anak-anaknya, lantas telur dan bayi-bayi lebah itu sekarang menjadi mati”. Anak-anak menyesal telah merusak sarang lebah dan berjanji tidak akan menggangu hewan lagi.

Kucingku Menghilang January 23, 2010

Posted by thowaf in diary.
Tags: , ,
add a comment

Hari ini aku sedih sekali. Sudah sebulan lebih kucingku tidak pulang ke rumah. Kemana ya? Padahal aku sangat sayang kepada mereka. Seekor induk kucing beserta dua anaknya yang lucu dan imut. Mereka berwarna putih dan belang coklat.

Terakhir aku lihat, pagi hari sebelum aku berangkat sekolah, kucingku naik ke atas tembok lalu menyeberangi kayu di belakang rumah. Saat itu mereka tidak mau kuelus, mungkin karena aku memakai seragam sekolah sehingga kucingku tidak mengenaliku dan lari menjauh.

Kini, rumahku sepi tanpa mereka. Aku ingin kucingku pulang kembali.

Hore Out Bond Lagi… January 21, 2010

Posted by thowaf in diary.
Tags: ,
add a comment

Ya. Kemarin tanggal 20 Januari 2010, aku out bond lagi. Ini yang ketiga kalinya aku ikut out bond. Yang pertama pada saat aku masih TK A, out bond di Taman Flora Surabaya. Yang kedua, saat aku kelas TK B, juga dilaksanakan di Taman Flora. Kini yang ketiga, saat aku duduk di kelas 1 SD, out bondnya di luar kota, yaitu di Trawas, kira-kira 2 jam perjalanan dari Kota Surabaya.

Kami berangkat naik bis jam 07.00 dari halaman sekolah SDIT Al-Ma’ruf jalan Tenggilis Mejoyo. Kurang lebih ada 50 anak yang ikut dalam rombongan. Perjalanan sangat menyenangkan. Sepanjang jalan pemandangan sangat indah, bukit, hutan, sawah, sungai, desa masih alami. Kadang-kadang kami juga melihat kambing dan sapi melintas. Sayangnya perjalanan kami terganggu karena ada dua anak yang mabuk perjalanan. Tetapi mereka langsung ditolong ustazdah.

Setelah dua jam perjalanan, kami sampai di tempat tujuan, tepatnya di Villa We-hasta Trawas. We-hasta adalah singkatan dari Wahana Edukasi… eh singkatannya apa ya? Aku lupa!

Kami beristirahat sebentar, lalu kami naik mobil pick-up menuju tempat out bond di sebuah bukit. Disana sudah tersedia alat-alat untuk out bond dan kakak-kakak pembimbing. Sebelum permainan dimulai kami di beritahu tentang aturan permainan dan dibagi menjadi lima kelompok. Ada kelompok elang, cheetah, bebek, kucing, dan beruang.

Tiap kelompok diminta membuat yel-yel dan lagu anak-anak. Aku termasuk kelompok elang, yel-yel kelompok kami adalah: kelompok elang…. yes yes yes!

Akhirnya permainan dimulai, pertama-tama kelompok kami bermain jaring laba-laba. Ada sebuah jaring dari tali tambang yang diikatkan pada dua batang pohon yang berdekatan dan diatasnya ada tali rafia yang menggantungkan balon berwarna kuning. Anak-anak diminta menyeberangi jaring laba-laba yang tidak terlalu tinggi, kurang lebih setinggi pintu rumah. Aku tidak takut memanjat jaring laba-laba, dengan cepat aku menyeberanginya. Alhadulillah aku paling cepat sampai di seberang. Teman-teman bertepuk tangan.

Permainan yang kedua, kami diminta merayap di tanah dan tidak boleh mengenai tali rafia yang dipasang diatasnya. Karena nanti nilainya berkurang. Ternyata merayap penuh perjuangan, badan kami sampai kotor terkena tanah!

Permainan yang ketiga adalah meniti tali. Dua buah tali direntangkan diantara dua pohon, satu di atas dan satu di bawah. Kami diminta meniti tali yang di bawah sambil berpegangan pada tali yang di atas. Ternyata susah juga meniti tali, apalagi kalau talinya digoyang-goyang oleh kakak pembimbing. Mereka agak usil!

Permainan yang keempat adalah lomba menusuk balon menggunakan lidi. Kami diberi lidi yang sangat tajam untuk menusuk balon. Kurang lebih dari jarak dua meter kami harus berlari dan melompat menuju tempat balon. Dan……. dor dor dor! Balonnya meletus saat lidi menembusnya.

Permainan yang kelima adalah menusuk balon memakai tongkat bertali. Satu tongkat diikat oleh banyak tali dan setiap anak memegang tali-tali itu. Kami bersama-sama mengangkat tongkat dengan tali, kemudian tongkatnya dipukulkan ke balon sampai meletus. Harus kompak dan kerjasama untuk menyelesaikan permainan ini.

Permainan terakhir adalah permainan yang paling aku tunggu-tunggu, yaitu flying fox! Kami memakai tali-tali pelindung sebelum permainan dimulai. Naik tangga dan.. siuuuuut…. kami meluncur dari ketinggian, sekitar 7 meter diatas tanah. Wah asik sekali.

Kami Outbond sampai sore. Setelah sholat ashar kami kembali ke Surabaya. Badan terasa capek, tapi senang rasanya. Apalagi nanti sehabis terima rapor kami libur satu minggu!

Mengantar Kakak Periksa Mata January 16, 2010

Posted by thowaf in diary.
Tags: , , , ,
add a comment

Hari ini, tanggal 16 Januari 2009, Bapak, Ibu dan Adik mengantar Kakak periksa mata di Rumah Sakit Mata Undaan, Surabaya.  Subhanallah…. mata kakak yang kanan minusnya nambah menjadi minus 5 dan  ada silindernya. sedangkan yang kiri sekarang naik menjadi 4,25.  padahal saat periksa terakhir kira-kira ssetahun yang lalu minusnyaa hanya 3,5.  Kakak terpaksa ganti kacamata baru lagi.

Kata dokter, minus mata Kakak  akan terus bertambah seiring bertambahnya usia. Rongga mata dan bola mata yang membesar karena pertumbuhan, berakibat jatuhnya bayangan  juga terus berubah, sehingga harus dikoreksi dengan kacamata.  Sekarang umur Kakak sebelas tahun, minus akan cepat bertambah pada umur ini. Nanti akan melambat pada usia 17 tahun, kata dokter menambahkan.

ya Allah…. sembuhkah mata kakak… amiin

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.